Silahkan menghubungi kami terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi ketersediaan produk ini.
Jangan Mengatur Tuhan
| Penulis |
KH. M. Faiz Syukron Ma'mun |
| Editor | Adha Nafiāatur Rofiah |
| Kategori |
Tasawuf & Penyucian Jiwa |
| Halaman | 216 |
| Kertas | HVS |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Berat | 0 gram |
| Dimensi | 14,8x21 cm |
Kita sering kali mengira bahwa kebahagiaan akan datang ketika hidup berjalan sesuai keinginan. Kita berdoa agar segala sesuatu terjadi tepat seperti yang direncanakan, memohon agar orang-orang tetap tinggal, dan berharap agar jalan yang kita pilih selalu berakhir dengan baik. Namun, ketika kenyataan berkata lain, kita mulai kecewa, mempertanyakan keadaan, bahkan diam-diam merasa bahwa Tuhan tidak berpihak kepada kita.
Padahal, tidak semua yang kita inginkan benar-benar kita butuhkan, dan tidak semua yang kita hindari membawa keburukan. Ada hal-hal yang baru kita pahami setelah kehilangan, ada hikmah yang perlahan terlihat setelah penantian panjang, dan ada ketenangan yang justru tumbuh ketika kita berhenti memaksakan kehendak.
Buku Jangan Mengatur Tuhan mengajak kita menyelami makna ikhlas, tawakal, rida, dan kebijaksanaan di balik ketetapan-Nya. Melalui renungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku ini membantu kita memahami bahwa tugas manusia bukanlah menentukan bagaimana Tuhan harus menjawab doanya, melainkan berusaha dengan sungguh-sungguh, berdoa dengan penuh harap, dan menerima keputusan-Nya dengan hati yang lapang.
Buku ini bukan ajakan untuk menyerah pada keadaan, berhenti berjuang, atau mematikan keinginan. Sebaliknya, kita diajak untuk tetap melangkah tanpa merasa berhak menentukan seluruh hasilnya. Sebab, ada perbedaan antara memperjuangkan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan memaksakan kehidupan agar selalu tunduk pada keinginan kita.
Pada akhirnya, kedewasaan spiritual bukan hanya tentang seberapa kuat kita meminta kepada Tuhan, tetapi juga tentang seberapa lapang hati kita ketika jawaban-Nya berbeda dari harapan. Kita belajar bahwa doa tidak selalu berakhir dengan mendapatkan apa yang diminta, bahwa penundaan tidak selalu berarti penolakan, dan bahwa kehilangan tidak selalu berarti kehancuran.
Jangan Mengatur Tuhan adalah pengingat bagi siapa pun yang sedang lelah menunggu, kecewa terhadap kenyataan, atau terlalu sibuk mengendalikan masa depan. Sebuah ajakan untuk berhenti merasa paling tahu apa yang terbaik bagi diri sendiri, lalu belajar menjalani kehidupan dengan ikhtiar, doa, dan kepercayaan kepada kebijaksanaan Tuhan.
Karena terkadang, kedamaian tidak datang ketika Tuhan memberikan semua yang kita inginkan, melainkan ketika kita belajar mempercayai-Nya, bahkan saat kita belum memahami apa yang sedang Dia tetapkan.
Maaf, belum ada data tentang penulis KH. M. Faiz Syukron Ma'mun
Produk Pilihan
Ilmu Mantik
Berobat dengan Al-Qur'an
Tuntunan Shalat Lengkap
Menyelami Isi Hati
Mau Sampai Kapan Sakit Hati?