Syekh Abu Hasan Asy-Syadzili Sang Wali Penembus Batas
| Penulis |
Muhammad Abdullah DR. Abdul Wahab Farhat |
| Penerjemah | Zulfa Nur Alimah |
| Editor | M. Abdul Rouf, Lc., Mukhlis Yusuf Arbi, Lc. |
| Kategori |
Tasawuf & Penyucian Jiwa |
| Halaman | 340 |
| Kertas | HVS |
| Jenis Cover | Soft cover |
| ISBN | 978-602-5426-19-3 |
| Berat | 419 gram |
| Dimensi | 14,8 X 21 cM |
Buku berjudul “Syekh Abu Hasan Asy-Syadzili; Sang Wali Penembus Batas” ini ingin mengetengahkan kembali ajaran-ajaran tasawuf yang humanis, menggerakkan, dan berjiwa sosial, serta hirau terhadap situasi zaman yang senantiasa berubah.
Tak berlebihan bila dikatakan, buku ini tengah menawarkan secara konkrit akar-akar ajaran neo-sufisme dalam tradisi Islam klasik. Bahwa ajaran-ajaran sufistik yang sedemikian “menggerakkan” tersebut—seperti diwakili oleh sufi-sufi Nusantara ar-Raniri, as-Sinkili, dan al-Maqassari—tidak hanya dimiliki oleh kaum sufi abad-abad belakangan, tetapi juga memiliki preferensinya yang kuat dalam sejarah Islam. Bahkan, sangat mungkin, ia representasi otentik dari ajaran Islam itu sendiri.
Pemilihan sosok Asy-Syadzili di sini, tentu bukan tanpa alasan. Selain ia dianggap sebagai tokoh pembaharu tasawuf, nyatanya ia juga termasuk tokoh sufi dari kalangan Sunni yang kental dengan karakter harmonisasi antara syariah dan hakekat (tasawuf)—sebagaimana karakter ajaran-ajaran tasawuf yang telah dipraktekkan oleh para pendahulunya, semisal Imam al-Junaid, al-Qusyairi, al-Ghazali, dan lain sebagainya.
Maaf, belum ada data tentang penulis Muhammad Abdullah
Maaf, belum ada data tentang penulis DR. Abdul Wahab Farhat
Produk Pilihan
Syekh Ali Jum'ah Bicara Islam
Kitab Daqâ’iqu Al-Akhbâr
Pesan-Pesan Kehidupan
Kitab Bebas dari Kesesatan
Tulisan Mushaf Ijtihad Atau Wahyu?
Jangan Buat Allah Marah
Sisi Manusia Muhammad